Sebuah Jawaban

Sebuah Jawaban   tiba-tiba tidak ada lagi pesta pora sementara ada rembulan tua di sudut jendela menunggumu meramu nyali agar kita bersua di hamparan rumput teki apakah kita akan membuang kantuk sia-sia? sementara waktu semakin menggigil dan renta … jawabku untuk puisimu itu; tak ada kantuk yang sia-sia, sayang… tidurku pun berselimut engkau mimpiku pun … [Read more…]

Jurang-jurang

Jurang- jurang   Kita tua dalam kegilaan Tapi, tak ingin segera mencari kemurnian yang hilang entah ke mana Kemudian gelap berkata, “Ayolah…”. Kitapun ikut   Jurang-jurang tersedia di depan mata Dalam lampan yang di bawa bidadari Setan ingin segera ambil peran sebagai “pendorong” yang sukses Lalu, kita menangis mencari kemurnian Menggapai-gapai dalam kebimbangan Dengan nafas … [Read more…]

Puisi Helmut Heissenbuettel – So What

Antologi puisi Jerman pada abad ke-20 berjudul Kau Datang Padaku, diterjemahkan dan disunting oleh Berthold Damshauser dan Ramadhan KH terbitan Balai Pustaka tahun 1994 ini merupakan buku yang dibelikan  seseorang untuk saya. Entah, akhir-akhir ini berminat baca dan menulis puisi. Banyak puisi menarik di dalam buku ini. Berikut saya salinkan satu puisi yang menurut saya … [Read more…]

Haiku

  Berikut beberapa Haiku yang saya tulis;   Mencari cinta Pada gelombang pasang Bertemu kamu    Udara dingin Hentikanku sejenak Pada kenangan   Suara angin Berbisik di telinga Kata cintamu   Bulan tenggelam Malam gelap gulita Sunyi hatiku    Gerimis pagi Termangu duduk diam Kopi mengepul    Kelopak malam Rindu untuk bersua Sebuah janji   … [Read more…]

Tiga Sajak Kecil

Tiga Sajak Kecil – Novel Hujan Bulan Juni Sapardi Djoko Damono   /1/ Bayang-bayang hanya berhak setia Menyusun partitur ganjil Suaranya angin tumbang   Agar bisa berpisah Tubuh ke tanah Jiwa ke angkasa Bayang-bayang ke sebermula   Suaramu lorong kosong Sepanjang kenanganku Sepi itu, mata air itu   Diammu ruang lapang Seluas angan-anganku   Luka … [Read more…]

Sosmed

Sosmed   Kujumpai kau di sosial media Sesekali kulihat kau di FB, IG atau WA Jam berapa kau aktif di sana dan kapan kau akan mulai menyapa   Seharian seperti orang gila Kerjanya hanya buka FB, IG dan WA Kupandangi foto profilnya Kali saja nongol foto kita berdua   Mendekap erat ponsel Tidur dan jalan … [Read more…]

Baju

Baju   Ia datang tak berbaju Yang dipakainya kemarin tertinggal Di samping emperan toko kelontongan Dekat tong sampah pintu belakang   Kuberikan ia baju Lebih tepatnya baju bekas Agar ia tak malu Esoknya hilang lagi Katanya tertinggal di ruang sepi Dekat tumpukan arak gudang senjata   Kuberi ia baju baru Kali ini benar-benar baru Agar … [Read more…]

Kromosom Y

Kromosom Y   wanita muda itu terus saja menangis sambil memangku bayi perempuan di tangannya yang masih lemah sedangkan wanita tua berparas bengis terus menunjuk-nunjuk mukanya dan juga bayi, serta dua anak perempuan yang sedang bermain di halaman tersentak kaget   pria yang duduk di beranda rumah, masih mampu menghabiskan sebatang rokok kretek. mencuri dengar … [Read more…]

Oplas

Oplas   Kuberi ia setumpuk uang Bangun-bangun kulihat bidadari di cermin Tak mirip aku tapi mirip uangku -Ira Diana-