Hallyu atau Nasionalisme?

Hallyu atau Nasionalisme? Oleh: Ira Diana   Hallyu atau sering juga disebut Korean Wave  merupakan istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya pop Korea secara global di beberapa negara di dunia. Hallyu umumnya memicu banyak orang di negara-negara tersebut untuk mempelajari bahasa dan budaya Korea. Masih ingat di perjalanan sejarah kita, bahwa Hallyu sempat menghiasi kebudayaan … [Read more…]

Jane dan Aku

Jane dan Aku Ira Diana “Agh… mereka begitu tak berperasaan” aku melirik temanku yang berada di samping. Ia tak bergeming, ia tampak lebih marah dariku. “Tak ada gunanya menangis kawan” jawabnya pasrah. “Benar, kalau aku mati mungkin tak ada satupun makhluk Tuhan yang akan menangisku. Aku begitu terlihat menyedihkan” aku tertunduk. “Ya, tak kan ada … [Read more…]

Sosmed

Sosmed   Kujumpai kau di sosial media Sesekali kulihat kau di FB, IG atau WA Jam berapa kau aktif di sana dan kapan kau akan mulai menyapa   Seharian seperti orang gila Kerjanya hanya buka FB, IG dan WA Kupandangi foto profilnya Kali saja nongol foto kita berdua   Mendekap erat ponsel Tidur dan jalan … [Read more…]

Baju

Baju   Ia datang tak berbaju Yang dipakainya kemarin tertinggal Di samping emperan toko kelontongan Dekat tong sampah pintu belakang   Kuberikan ia baju Lebih tepatnya baju bekas Agar ia tak malu Esoknya hilang lagi Katanya tertinggal di ruang sepi Dekat tumpukan arak gudang senjata   Kuberi ia baju baru Kali ini benar-benar baru Agar … [Read more…]

Kromosom Y

Kromosom Y   wanita muda itu terus saja menangis sambil memangku bayi perempuan di tangannya yang masih lemah sedangkan wanita tua berparas bengis terus menunjuk-nunjuk mukanya dan juga bayi, serta dua anak perempuan yang sedang bermain di halaman tersentak kaget   pria yang duduk di beranda rumah, masih mampu menghabiskan sebatang rokok kretek. mencuri dengar … [Read more…]

Oplas

Oplas   Kuberi ia setumpuk uang Bangun-bangun kulihat bidadari di cermin Tak mirip aku tapi mirip uangku -Ira Diana-  

Tentang kita yang sering “lupa”

Tentang kita yang sering “lupa”   Dua orang itu pandai bermain kata Menyelipkan hasrat kemudian melupa Seperti pada parabel Orang-orang biasa tak dapat mencerna   Lembar-lembar hidup tidak harus selalu diingat Ada yang mengawang di udara Lepas menunju cakrawala Yang lain mengamati Menuliskannya dalam hati untuk diambil sari Pelajaran dari dua orang yang melupa Untuk … [Read more…]

Aku seperempat China, seratus persen Indonesia

Aku seperempat China, seratus persen Indonesia   Kita hanya menjalankan takdir Memilih dari sel telur dan sperma yang bagaimana, apa kita bisa? Itu rahasia Tuhan. Ketika poyangku terhuyung-huyung beranak-pinak di Indonesia, lalu apa bisa kau buang ia? Bahkan kala itu, ya… kau yang mulutmu berserak tak jelas itu belum lahir! Poyangku sudah ada. Di sudut … [Read more…]

Mencintaimu, aku

Mencintaimu, aku   Mencintaimu Hanya mengikuti terangnya matahari Ke arahmu aku merunduk dan takluk Aku bunga mataharimu   Mencintaimu Hanya mengikuti arah jarum jam Ke arahmu detakku menyatu Aku detik bagimu   Mencintaimu Hanya perlu satu Yaitu aku   -Ira Diana-

Lumut-lumut

Lumut-lumut   lumut-lumut tak sengaja tumbuh di lorong waktu sepi penghuni isyarat hati yang digantungkan pada kita   lumut ditertawakan langit seolah pertemuan Niks dan Hemera singkat dipergantian siang dan malam   lumut barangkali kita, tak dianggap barangkali ia tapi, rindu menyusup diam-diam manisnya melekat pada lembar daun siap dipanggang matahari   detak waktu bergegas … [Read more…]